Kadang saya masih tidak percaya, kini saya dan Deby berada di hotel semegah ini, Hotel The Sultan Jakarta. Penjurian wirausaha muda mandiri wilayah X di Makassar, menetapkan saya sebagai pemenang. Padahal pada proses penjurian tersebut, terdapat banyak saingan di bidang boga yang mempunyai usaha yang jauh lebih hebat dan telah berkembang. Namun atas kehendak Tuhan saya yang terpilih sebagai pemenangnya.

we give u double

Read the rest of this entry »

“Kemana Winarni K S yang dulu kritis terhadap kotanya?”. Apakah ada yang bertanya seperti itu? Ataukah ini hanya sekedar perasaanku saja dan nyatanya tidak ada yang peduli dengan “kehilanganku” dari dunia yang dulu membuatku berkarya?

Dua hari ini seharusnya saya mengikuti sebuah acara lokakarya perkotaan di hotel Amaris Makassar. Jauh-jauh hari Pak Marco dan panitia sudah mengirimkan email undangan. Namun semuanya hanya niat sedangkan ragaku tidak juga menghadiri acara itu. Sempat iri membaca live twit teman yang mengikuti acara tersebut, serasa ingin segera terbang dan duduk disana. Tapi setelah itu semuanya berlalu.

Semalam, jalan di losari amblas. Inart yang dulu bisa saja menuliskan hal itu dengan panjang lebar. Membuat deskripsi yang indah dan melengkapi tulisan dengan data dan fakta yang relevan. Tapi itu dulu, sekarang dia sepertinya tidak peduli.

Apa yang sebenarnya terjadi? Dunia perencanaan kota yang saya dekati sejak kuliah kini terasa semakin jauh. Padahal dari dulu saya sangat ingin mengembangkan profesional di bidang ini. Ingin terus sekolah dan berkarya di bidang ini. Namun kudapati diriku malah fokus dibidang berbeda dan menikmati berada di dunia itu.

Aku slalu bernyanyi
Lagu yang engkau ciptakan
Kau nyanyikan
Dan aku slalu ikuti
Semua cerita tentangmu
Hari-harimu

Kau… Jadi inspirasiku
Smangat hidup
Dikala aku sedih
Dikala aku senang
Disaat sendiri dan kesepian
Kau bintang di hatiku

Apapun yang kau lakukan
Baik dan buruk bagiku
Tetap indah
Tak satupun alasan
Untuk melupakanmu
Meninggalkanmu

Aku slalu
Berdiri mendukungmu
Dikala engkau terbang
Dikala engkau jatuh
Sampai mati
Ku kan tetap setia

Aku slalu
Berdiri di blakangmu
Di kala kau dipuja
Di kala kau dihina
Sampai mati
Ku kan tetap membela

Kau tetap bintangku
Kau superstarku

Special for my lovely husband: Asrulku

Sejak pertama kali ke Bandung, saya sudah jatuh cinta dengan kota ini. Kota dengan topografi berbukit-bukit dengan hawa sejuk. Terdapat banyak komunitas dan industri-industri kreatif. Bagiku, kota ini tidak akan pernah membuatku bosan mendatanginya. Sayangnya, waktu itu saya tidak berjodoh bersekolah disana sehingga tidak bisa tinggal dalam waktu lama disana.

Ubud Bali

Our Sweet Honeymoon at Bali

Namun semenjak mengunjungi Kota Ubud, Bali, akhir bulan November 2011. Posisi Bandung sebagai kota favoritku tergeser. Ubud membuatku lebih jatuh cinta. Siapapun yang pernah kesana pasti sepakat dengan pernyataan saya. Keindahan dan kenyamanan Ubud bahkan membuat kota ini dinobatkan sebagai kota terbaik se-Asia berdasarkan survei pembaca majalah pariwisata yang berbasis di Amerika Serikat, Conde Nast Traveller. Ubud juga menginspirasi penulis novel Elizabeth Gilbert untuk menulis novel terlarisnya Eat, Pray, Love. Bahkan banyak bule yang rela menghabiskan waktu bahkan meninggalkan negaranya dan tinggal di Ubud hingga akhir hayatnya. Read the rest of this entry »

Pada dasarnya, pemakaian busana adat pada suatu upacara perkawinan melambangkan kesakralan upacara itu sendiri. Selain kesakralan, baju adat juga mencerminkan keagungan karya budaya Indonesia, megah dan mencitrakan kesan mewah. Begitu pula dengan busana dan tata rias pengantin Bugis Makassar yang sangat indah. Konon, tata rias rambut dan perhiasan pengantin wanitanya menggambarkan keindahan bungai teratai dan keanggunan burung merak.

Keindahan busana dan tata rias pengantin dari Sulawesi Selatan berasal dari dua kerajaan besar pada masa lampau, yakni daerah Bugis yang bersumber dari kerajaan Luwu serta daerah Makassar yang bersumber dari kerajaan Gowa. Read the rest of this entry »

paket pernikahan putih citra

Paket Pernikahan Putih Citra

Sebuah produk sabun akan memberikan Paket Pernikahan untuk 100 pasangan berbahagia pengirim bungkus sabun terbanyak, begitulah iklan yang saya liat di televisi kala itu. Jujur, sebenarnya saya tidak percaya. Yah…, dalam keluarga kami, berkembang stigma bahwa kami tak pernah ditakdirkan mendapat hadiah undian dan semacamnya. Namun entah mengapa, dalam hati kecilku berkata mengapa saya tidak mencobanya? Klo beruntung ya Alhamdulillah, klo tidak, mungkin memang bukan rezekinya. Jangan sampai saya menyesali hal yang tidak pernah saya coba. Read the rest of this entry »

Asrul dan Winarni

I do swear that I’ll always be there.
I’d give anything and everything and I will always care.
Through weakness and strength, happiness and sorrow,
for better for worse, I will love you with
every beat of my heart

From this moment life has begun
From this moment you are the one
Right beside you is where I belong
From this moment on

From this moment I have been blessed
I live only for your happiness
And for your love I’d give my last breath
From this moment on

I give my hand to you with all my heart
Can’t wait to live my life with you, can’t wait to start
You and I will never be apart
My dreams came true because of you

From this moment as long as I live
I will love you, I promise you this
There is nothing I wouldn’t give
From this moment on

You’re the reason I believe in love
And you’re the answer to my prayers from up above
All we need is just the two of us
My dreams came true because of you

From this moment as long as I live
I will love you, I promise you this
There is nothing I wouldn’t give
From this moment
I will love you as long as I live
From this moment on

Mungkin tak banyak orang disekelilingmu menyadari ini, kau memiliki mata coklat yang sungguh menawan. Sejak pertama bertemu, saya sudah sangat tertarik dengan mata coklatmu itu. Kau menatapku penuh arti, mungkin banyak pertanyaan yang bergeliat di kepalamu. Cuaca yang sangat panas kala itu, menjadi sejuk dengan tatapanmu.

Tak banyak juga yang menyadari bahwa engkau memiliki jenggot yang pirang. “Kalau saya cabutki ini, bisa-bisa hujan keraski.” Katamu dengan wajah serius. Bodohnya, saya mempercayainya, membuatmu menertawakanku. Rupanya kamu hanya bercanda, membuatku yang murung jadi tersenyum.

Tetapi tampilan fisik yang menarik bukanlah alasan utama mengapa saya menerima pinangan untuk menjadi istrimu. Read the rest of this entry »

Waktu tk hingga smp, saya bukanlah salah satu siswa yang diandalkan dalam urusan menggambar. Saya tidak begitu mahir menggambar dengan aliran realisme, aliran yang menurut banyak orang di lingkunganku saat itu, diakui sebagai gambar.

Beruntung saya bisa bersekolah di SMU 02 Tinggimoncong, meskipun di atas gunung, tapi sekolah ini sudah menerapkan pengembangan karakter. Setiap siswa dikembangkan menurut minat dan bakatnya.

Read the rest of this entry »

Apakah ini kenyataan? Apakah saya tidak sedang bermimpi? Pandanganku kembali kosong. Insomnia kambuh lagi. Entah sudah berapa kali perasaan seperti ini muncul. Perasaan seakan tidak percaya? Ragu? Gundah? Bingung? Ah… entahlah. Mungkin ini yang disebut Sindrom Pra Nikah.

Read the rest of this entry »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.